Ketika takdir mencekik leher dan waktu berlalu begitu cepat, apakah hidup memang harus dijalani dengan begitu biasa? Apakah kematian harus ditanggung dengan kehinaan? Setiap orang harus melampaui kelemahannya sendiri agar dapat menghirup udara kebebasan di musim semi. Di dalam hati pemuda itu, darah burung phoenix berkobar, hanya kekerasan yang mampu menenangkan gejolak jiwanya. Di bawah langit era mesin tempur, ia mengukir dunia baru dengan pedang terbangnya!